Kamis, 14 Juli 2011

Musuh jadi Sahabat jadi Cinta -part 16-

* *


2 Hari kemudian.

Tepat hari ini pukul 05.30 gadis ini bersiap dengan baju yang masih 'Merah-Putih', rambut yang iikat 3 dengan pita bewarna Merah,Kuning,Hijau membuat rambut indahnya menjadi ramai. Kaos kaki belang-belang yang sebelah kanan Hitam sebelah kiri Ungu. Tas dari karung terigu. Name teks bertuliskan namanya 'Sivia Azizah' dari karton yang dihiasi berbagai macam permen ditempel dengan lem. Lengkap sudah penderitaan bagi siswa yang akan diMOS! *Setuju--"*

* *

Semua peserta MOS berkumpul dilapangan. Untuk selingan waktu dimulai adalah perkenalan Ketua Osis. Hhm.. Ganteng memang, hitam manis, tinggi, ramah, pintar main basket pula. Riko. Pria itu akrab dipanggil namanya itu.

" Pagi semua.." Sapanya pada semua peserta MOS.

" Pagii.." koor yang lain.

" Perkenalkan saya Riko Anggara. Jabatan sama disini adalah Ketua Osis. Semoga kalian bisa lebih mengenal saya. Trimakasih.." ucapnya saat menuruni podium dan Memberikan 'mike' nya pada Master of ceremoney. Salah satu anak HB juga.

" sebelum pembagian Gugus kalian harus baris sesuai 'NEM' kalian.." peserta yang sudah mengerti pun langsung mencari barisan 'NEM' nya. " Mulai dari yang tertinggi. Nanti kalian jalan mengelilingi kelas VII dan melihat nama kalian dimasing-masing jendela kelas. Jika nama kalian tertera disana, langsung mengambil tempat duduk. Mengerti?" tanya Gita ketua PMR yang menjadi MC.

" mengerti.." koor semua.

Mulai dari NEM 28 berjalan mengelilingi kelas. Ify-Alvin pun berjalan mencari dimana kelas mereka.

Ify berhenti dikelas VII.2 karena ia melihat namanya disitu.

" vin gue disini.." ify menoleh ke arah Alvin. " yahh ga sekelas.." lirih Ify.

" udah gpp.." menepuk pundak Ify. " gue cari kelas gue dulu yah.." Alvin mulai berjalan disertai anggukan Ify yang mulai masuk ke kelasnya.

* *

Alvin berhenti didepan kelas depan mushola. Ia memeriksa namanya dikertas yang menempel dikaca. Ia memeriksa menggunakan jari telunjuk, menggerakan kebawah dan.. Yap! Ini kelasnya.

" Gue tetanggaan toh sama si ipongg haha.." ia lantas masuk kedalam kelasnya. VII 4. Cuma beda satu kelas bukan dengan Ify? Berarti tetanggaan dong :-P

**

" selanjutnya NEM 27.. Bla..bla.. 26.. 25.. 24.. Silahkan mencari kelas kalian.."

Mereka segera mencari kelasnya.

* *

Cowok putih sedikit agak gemuk sih. Tapi Dengan wajahnya yang tampan mampu menghilangkan itu semua. Ia berjalan memasuki kelas VII.3 karena ia melihat ada namanya tertera disitu.

" kayanya gue kenal tuh anak.." Cakka mematung didepan pintu kelasnya. Ia menunjuk pada seseorang yang sepertinya sudah tak asing baginya. Orang itu membelakangi Cakka. Sehingga sulit dikenal. " gue samperin ah.."

* *

" Iponggg..." teriak Sivia yang kaget melihat sahabatnya yang sudah duduk rapi dibarisan 3 no 2. Terlihat sendiri sepertinya. Via menghampiri Ify.

" lho Piaaa.. Loe disini?" sivia mengangguk. " yeay sekelas.." senang Ify.

" shilla kelas apa yah?" tanya Via.

" tau.. cari yuks?" Ify menarik tangan Via keluar kelas guna mencari kelas Shilla.

* *

Ternyata 2 orang sahabat ini pun satu kelas. Sama seperti yang lain. Mereka sudah duduk dibarisan ke 4 no 5 tempat duduk. Mereka sengaja memilih paling pojok. Lebih asyik bukan?

" Ify kelas apa yah?" Tanya Rio entah pada siapa.

" kelas VII.2 Bro! Gue kan tadi bareng dia" Jawab Alvin. " Cie udah kangen Aje lu :p"

" wkwkwk.. Eh. Sivia kelas apa?" tanya Rio kembali. Alvin hanya mengangkat bahunya.

" Cari nyok! Sekalian cari si Cakdut haha :p" rio menarik tangan alvin keluar kelas.

* *

" Shilla.." panggil Cakka setengah teriak. Si empu yang sedang -duduk- membelakangi dirinya menoleh. Cakka menghampiri Shilla. Benar dugaannya.

" Bek, loe dikelas ini juga? :O" Tanya Shilla. Belum menjawab cakka malah duduk disamping Shilla.

" Oyadong :) sekelas kita.." jawab Cakka sembari merangkul Shilla. Shilla membalasnya.

" ehem.. Cieehh.. Uhuy :p"

Tiba-tiba Sahabat-sahabatnya masuk kekelas VII.3 Dan mengahampiri CakShill dengan langkah sembari senyum-senyum. Cakshilla melepas rangkulannya. Gugup.

" Ciie yang satu kelas.." ledek Ify sambil menyenggol pelan lengan Shilla. Shilla tersipu.

" Pantes gua cariin loe berdua ga ada, taunya disini. Berduaan mulu lho!" gantian Alvin yang meledeknya.

" ko jadi pada ngomongin gue? Iya iya gue tau gue ganteng. Tapi biasa aja kaliee" ujar Cakka bernarsis ria berusaha menutupi rasa malunya.

" hoekk JB abal wlekk haha.." ledek via menjulurkan lidahnya.

" orang gue yang paling ganteng sih.." kata Rio.

" apaan orang gue sih"

" Gue"

" Gue.."

" Gue.."

" Gue.."

" Sstt.. Berisik loe pada! Gue aja yang paling ganteng biasa aja.." Ucap Alvin santai. Adn langsung mendapat toyoran dari yang lain.

* *
Dan akhirnyaa..
Tepat hari senin. Mereka bersekolah menggunakan baju baru untuk 3 tahun kedepan. Menyongsong hari esok yang lebih baik. 'Putih-Biru'

Hari ini hanya perkenalan guru-guru disini dan wali murid masing-masing. Demo eskul, Pemilihan pengurus kelas dll.

Jam pertama.

Demo ekskul dimulai. Kurang lebih 20 ekskul yang ada disekolah ini. Sekolah yang menjadi nomor satu dan sudah menjadi tarif 'Internasional'. Basket dan cherss yang banyak dipilih murid-murid disini. Atau mungkin karena kapten basketnya keren?

Riko dkk bersiap menuju lapangan basket. Dengan postur tubuh pemain yang rata-rata Tinggi,putih,smart. Tipe cowok idaman wanita bukan?. Mereka rata-rata kelas 8 dan 9.

Sama pula dengan ketua tim Cheers sekolah HB ini. Oik cahya. Cewek cantik,putih,tinggi ini banyak yang menyukainya. Tapi sampai saat ini tak ada yang ia pilih.

Setengah jam kemudian. Ekskul basket pun selesai. Riuh para teriakan cewek-cewek yang terbius pesona Tim basket HB. Sama dengan..

" aaa ka Riko ganteng banget.." Shilla berteriak tak henti-hentinya sambil menatap Riko. Sama halnya dengan Sivia-Ify. Tapi taukah kalian? Cowok-cowok yang ada disampingnya merasakan hawa puanasss merasuk jiwa mereka. #Okeinilebay-_-

" Ada yang jualan Minuman ga sih?" Rio mengibas-ngibaskan tangannya pada wajahnya. Sengaja. Dengan tatapan sinis. SSI tak bergeming.

" gantengan juga kita ya bro!" sinis Cakka sambil melirik kearah cewek-cewek itu. SSI bertatap-tatapan dengan tanda tanya? Maksudnya apa? Mereka tak menghiraukannya. Tetap fokus pada objek menarik didepannya.

" Baik saya dan anak Osis lainnya akan membagikan brosur ekskul yang akan kalian pilih. Dan langsung dikumpulkan pada siapa saja asalkan anak Osis. Mengerti?" tanya Gita.

" Mengerti.." jawab semua.

Anak osis pun langsung membagikan brosur ekskul itu.

" Hhm.. Apa yah?" pikir Ify sembari mengetuk-ngetukan telunjuknya pada dahinya. " loe pada mau apaan?" tanyanya pada ShillaSivia.

" Cheers yuk? Ntr kan bisa bareng sama ka Riko.." jawab Via sambil meletakkan tangannya didada dan mulai berkhayal.

" Apa sih bagusnya si Riko riko itu? Bagusan kita.." ucap Alvin sinis.

" Kita basket aja bro.." usul Rio. Cakka-Alvin mengangguk setuju dan mulai menulis pada brosur itu.

* *

'BERSAMBUNG'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar